Selasa, 02 Agustus 2016

JUJUR BUKAN RINDU





Rintihan airmata sudah tiada lagi
Hanya sedu sedan sepi yang tertinggal di tebing -tebing pelangi hari itu
Makna nya masih berseronok lampau

Rindu yang berkocak diperadu hati
Pelan -pelan dapat ku usir ke ujung paling akhir hakikat tak serupa tentang kamu yang lalu

Namun ku tau masih ada kerdip mata
Yang mengintai rindu dari raga lara
Tidak usah bohong andai ku bilang rindu itu tiada !
Karena rinduku telah terpahat utuh seperti batu bata .

Mundurlah . .
Enyalah . .
Pergi dan pergi . .
Di ujung jalan sana masih ada intan yang harus ku miliki .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar